Kekurangan Vitamin D Bisa Picu Rambut Rontok, Ini Penjelasannya
Kerontokan rambut sering dianggap hal biasa, terutama saat stres atau usia bertambah. Namun, ada satu penyebab yang sering terlewat: kekurangan vitamin D. Menurut Dr. Rhianna McClymont, kepala dokter umum di Livi, Inggris, defisiensi vitamin ini bisa jadi tanda peringatan dini atas rambut yang mulai menipis.
Vitamin D tidak hanya penting untuk kesehatan tulang, tetapi juga berperan langsung dalam pertumbuhan dan siklus rambut. Tubuh memproses vitamin D melalui kulit, khususnya oleh sel-sel yang disebut keratinosit. Sel-sel ini sangat penting karena mereka mengatur produksi keratin—protein utama yang menyusun rambut, kuku, bahkan kulit.
Saat tubuh kekurangan vitamin D, fungsi keratinosit bisa terganggu. Akibatnya, siklus pertumbuhan rambut terhambat, dan rambut pun lebih mudah rontok dari kondisi normal. Kondisi ini bahkan bisa memperparah masalah seperti alopecia areata, jenis kerontokan rambut yang terkait dengan sistem imun.
Vitamin D bisa didapat dari paparan sinar matahari langsung, makanan seperti ikan berlemak, telur, atau suplemen jika diperlukan. Namun, banyak orang—terutama yang tinggal di daerah dengan sedikit sinar matahari atau yang jarang keluar rumah—berisiko kekurangan.
Jadi, jika rambut mulai rontok lebih dari biasa, mungkin saatnya memeriksakan kadar vitamin D. Tidak selalu soal shampo atau stres—terkadang, tubuh hanya butuh lebih banyak sinar matahari dan nutrisi yang tepat.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.