Kenapa Piala Dunia Tidak Digelar pada 1942?

Anda mungkin pernah bertanya-tanya, mengapa tidak ada Piala Dunia pada tahun 1942? Jawabannya sederhana: Perang Dunia II.

Piala Dunia sejak pertama kali digelar pada 1930, selalu diadakan setiap empat tahun sekali. Namun, dua edisi — 1942 dan 1946 — terpaksa dibatalkan karena dunia sedang dilanda konflik besar. Eropa dan banyak negara lainnya tengah terlibat dalam Perang Dunia II, yang membuat penyelenggaraan turnamen internasional menjadi tidak mungkin.

Lapangan-lapangan sepak bola beralih fungsi, transportasi terganggu, dan jutaan orang sibuk bertahan hidup atau berperang. Tidak mungkin mengumpulkan tim dari berbagai belahan dunia untuk bermain sepak bola saat dunia sedang kacau.

FIFA, selaku badan pengelola sepak bola internasional, akhirnya memutuskan untuk menunda turnamen hingga perang berakhir. Baru pada 1950, Piala Dunia kembali digelar di Brasil, menandai kebangkitan kembali kegembiraan sepak bola setelah masa kelam.

Menariknya, meskipun dua edisi hilang, tradisi empat tahunan tetap dipertahankan. Artinya, Piala Dunia berikutnya setelah 1938 (yang dimenangi Italia) langsung melompat ke 1950, bukan 1942. Jeda ini menjadi satu-satunya gangguan besar dalam sejarah turnamen.

Sampai sekarang, Piala Dunia tetap menjadi ajang paling bergengsi dalam sepak bola dunia. Argentina menjadi juara terbaru setelah menang pada Piala Dunia 2022 di Qatar, memperpanjang warisan panjang turnamen yang pernah tertunda, tapi tak pernah punah.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait