Anak Laki-Laki Usia 2 Tahun Belum Bisa Bicara? Ini yang Perlu Diketahui

Wajar jika orang tua mulai khawatir saat anak laki-laki berusia 2 tahun belum juga bisa bicara. Padahal di usia ini, sebagian besar anak sudah mulai mengucapkan kata-kata sederhana atau bahkan menyusun kalimat pendek. Namun, keterlambatan bicara tidak selalu tanda masalah serius.

Penyebabnya bisa bervariasi. Salah satunya adalah adanya gangguan pada area otak yang mengatur kemampuan berbicara, yang dikenal sebagai speech delay. Namun, tak jarang faktor lingkungan juga berperan besar. Anak yang kurang terpapar stimulasi bicara—seperti jarang didengarkan, diajak ngobrol, atau dibacakan cerita—bisa mengalami keterlambatan bicara meskipun secara fisik dan kognitif ia sehat.

Yang perlu ditekankan, setiap anak punya ritme perkembangan masing-masing. Ada yang cepat berbicara, ada pula yang lebih dulu menguasai motorik sebelum mulai bicara. Namun, bila di usia 24 bulan anak belum bisa mengucapkan kata-kata yang bermakna—seperti “mama”, “papa”, atau “air”—sebaiknya orang tua mulai mencari bantuan.

Solusi yang bisa dicoba di rumah antara lain membacakan buku bergambar setiap hari, mengajak anak berbicara saat beraktivitas, dan merespons setiap suara atau isyarat yang ia buat. Hindari menyalahkan diri sendiri atau membandingkan dengan anak lain. Jika dalam beberapa bulan tidak ada perkembangan, berkonsultasilah dengan dokter anak atau terapis wicara.

Dengan dukungan yang tepat, banyak anak dengan keterlambatan bicara bisa mengejar ketertinggalan dan berkembang normal di usia selanjutnya.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait