Kenapa Braithwaite Disebut GOAT oleh Fans Barcelona?

Saat pertama kali didatangkan, nama Martin Braithwaite mungkin tak terlalu mencolok di telinga para penggemar sepak bola. Namun, sejak tampil meyakinkan sejak pra-musim hingga awal musim 2021, perlahan tapi pasti, pemain asal Denmark ini mulai mencuri perhatian.

Fans Barcelona mulai berseloroh di media sosial, menyebut Braithwaite sebagai GOAT—bukan karena ia benar-benar dianggap lebih besar dari Messi atau Maradona, melainkan sebagai bentuk ejekan canda yang kini berubah jadi pujian. GOAT sendiri merupakan singkatan dari Greatest of All Time, yang dalam bahasa Indonesia berarti "Terbaik Sepanjang Masa".

Awalnya, sebutan ini muncul dengan nada sarkastik, terutama karena Braithwaite didatangkan saat tim sedang kesulitan merekrut pemain top. Tapi seiring waktu, khususnya saat ia menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan performa yang tak bisa disepelekan di beberapa laga penting, cibiran berubah jadi apresiasi. Ia tak punya nama besar, tapi ia bekerja tanpa banyak bicara—dan itu yang dihargai fans.

Kini, menyebut Braithwaite sebagai GOAT jadi semacam inside joke yang hangat di kalangan suporter Barca. Sebuah pengakuan bahwa terkadang, pemain yang tak dielu-elukan justru bisa memberi kontribusi nyata dengan rendah hati.

Jadi, meskipun jelas ia bukan kandidat utama gelar GOAT dunia sepak bola, dalam hati sebagian fans Barca, Braithwaite punya tempat istimewa—bukan karena trofi yang dia bawa, tapi karena semangat dan ketulusannya di atas lapangan.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait