Kenapa Brunei Tidak Sering Terlihat di AFF?
Bagi pecinta sepak bola ASEAN, mungkin kamu pernah bertanya-tanya: kenapa Brunei Darussalam jarang terlihat di turnamen AFF? Jawabannya bukan karena mereka keluar dari federasi, melainkan lebih karena perjalanan yang penuh hambatan.
Brunei sempat vakum sejenak dari panggung sepak bola regional karena masalah organisasi dalam federasi sepak bolanya. Namun, mereka kembali tampil di bawah Badan Federasi Sepak Bola Brunei Darussalam (BDFA) yang baru. Meski sudah kembali, langkah mereka di lapangan belum menunjukkan kemajuan signifikan.
Empat kali berturut-turut, dari edisi 2012 hingga 2018, timnas Brunei gagal lolos dari babak kualifikasi AFF. Performa yang belum cukup kuat melawan negara-negara tetangga membuat mereka terus terhenti sebelum fase utama turnamen.Belum selesai masalah itu, di Piala AFF 2020, Brunei kembali harus mengundurkan diri. Kali ini karena pandemi COVID-19 yang membuat persiapan tim terganggu dan protokol perjalanan internasional semakin ketat.
Sampai saat ini, Brunei masih berjuang membangun kembali reputasi sepak bolanya. Dengan kompetisi domestik yang relatif kecil dan sumber daya terbatas, tantangan memang besar. Namun, minat terhadap sepak bola di sana tetap ada. Banyak yang berharap suatu hari Brunei bisa bersaing lebih kompetitif di panggung ASEAN.
Jadi, meski tak sering tampil, Brunei sebenarnya masih ikut – hanya saja, jalan mereka jauh dari mudah.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.