Stadion JIS Belum Layak untuk Pertandingan Internasional
Stadion Jakarta International Stadium (JIS), yang dibanggakan sebagai stadion modern di ibu kota, ternyata belum bisa digunakan untuk laga-laga internasional. Alasannya, infrastruktur di dalamnya belum sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan oleh PSSI.
Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI, menjelaskan bahwa meskipun secara desain JIS terlihat canggih dan futuristik, kondisi lapangan dan fasilitas penunjang lainnya belum lolos pemeriksaan tim Infrastructure, Safety and Security PSSI. “Hasil inspeksi menunjukkan bahwa stadion ini belum mencapai 100 persen kelayakan,” ujarnya beberapa waktu lalu.Faktor keamanan, akses penonton, sistem evakuasi, hingga kualitas rumput menjadi sejumlah aspek yang masih perlu diperbaiki. Padahal, PSSI tengah membutuhkan stadion yang siap menggelar laga internasional, terutama menjelang sejumlah agenda penting seperti kualifikasi Piala Asia dan pertandingan persahabatan tim nasional.
Sejumlah pihak, termasuk Pemerintah DKI Jakarta, terus berkoordinasi dengan PSSI untuk memperbaiki kekurangan tersebut. Namun, proses perbaikan dan evaluasi diperkirakan masih membutuhkan waktu. Karena itu, untuk sementara waktu, laga resmi tetap digelar di stadion-stadion yang sudah memenuhi kriteria, seperti Stadion Patriot Chandrabhaga atau Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Harapannya, JIS bisa segera lolos verifikasi dan menjadi kebanggaan baru sepak bola Indonesia — bukan hanya dari sisi arsitektur, tapi juga dari segi kelayakan dan kemanfaatan nyata di kancah internasional.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.