Kenapa Juventus Lepas Ronaldo? Jawabannya Ada di Angka Gaji
Ketika Cristiano Ronaldo hengkang dari Juventus pada Agustus 2021, banyak yang terkejut. Bagaimana tidak? Ia adalah bintang besar, pencetak gol andal, dan ikon klub. Namun, di balik kemegahan itu, ada satu alasan yang tak bisa diabaikan: biaya.
Gaji Ronaldo di Juventus memang bukan main besarnya. Menurut laporan media Prancis, L'Equipe, ia mendapat sekitar 900.000 poundsterling per pekan. Angka ini setara dengan lebih dari 17 miliar rupiah per bulan—jumlah yang sangat fantastis, terutama untuk pemain yang saat itu sudah menginjak usia 36 tahun.
Bagi Juventus, yang sedang berusaha menyeimbangkan keuangan klub terutama pasca-pandemi, mempertahankan Ronaldo menjadi beban berat. Mereka harus memikirkan struktur tim secara keseluruhan, bukan hanya mengandalkan satu bintang. Belum lagi tekanan dari aturan financial fair play yang membuat klub harus lebih hati-hati dalam pengeluaran.
Ronaldo tetap pemain luar biasa, bahkan di usia senja. Tapi dalam dunia sepak bola modern, performa harus seimbang dengan realitas finansial. Dan di situlah Juventus harus membuat keputusan sulit. Melepas sang megabintang bukan karena tidak dihargai, tapi karena angka di lembar gaji sudah tak lagi masuk akal bagi kondisi klub.
Kepergian Ronaldo bukan akhir dari legenda—tapi babak baru bagi Juventus untuk membangun ulang tim dengan fondasi yang lebih sehat, baik di lapangan maupun di ruang rapat manajemen.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.