Kenapa Kayu Manis Berlendir Saat Diseduh?
Pernahkah Anda menyeduh kayu manis dengan air hangat lalu mendapati teksturnya berubah menjadi sedikit kental atau berlendir? Tenang, Anda tidak sendirian dan hal ini sama sekali bukan tanda bahwa kayu manis tersebut sudah rusak atau berbahaya.
Lendir yang muncul saat kayu manis terkena air sebenarnya berasal dari kandungan lendir alami (mucilage) dan serat larut air yang terdapat di dalam kulit kayu tersebut. Lendir alami ini merupakan senyawa kompleks karbohidrat yang berfungsi menyimpan air dan nutrisi pada tanaman. Ketika kayu manis dihancurkan atau diseduh, serat ini menyerap air dan mengembang, sehingga menciptakan tekstur kental seperti gel.
Selain itu, jenis kayu manis yang Anda gunakan juga sangat menentukan seberapa banyak lendir yang dihasilkan:
* Kayu Manis Cassia: Jenis yang paling umum ditemukan di pasaran ini memiliki kandungan serat larut dan mucilage yang lebih tinggi, sehingga cenderung jauh lebih berlendir saat diseduh.
* Kayu Manis Ceylon: Sering disebut sebagai kayu manis asli, jenis ini memiliki tekstur lebih halus dan kandungan mucilage yang lebih rendah, sehingga lendir yang dihasilkan jauh lebih sedikit.
Lendir alami ini sebenarnya sangat aman untuk dikonsumsi dan bahkan memiliki manfaat baik bagi pencernaan karena bertindak sebagai serat alami. Jika Anda ingin mengurangi rasa berlendir saat menikmati teh kayu manis, Anda bisa menggunakan kayu manis batang utuh dibandingkan versi bubuk, atau menyaringnya menggunakan kain halus setelah diseduh.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.