Kenapa Kita Lebih Tinggi di Pagi Hari?

Apakah kamu pernah merasa lebih tinggi saat bangun tidur di pagi hari? Ternyata, ini bukan perasaan semata. Setiap malam, saat kita tertidur lelap, tubuh melakukan perbaikan dan pertumbuhan—terutama bagi anak-anak dan remaja.

Hormon pertumbuhan aktif di malam hari, terutama dalam fase tidur nyenyak. Hormon ini dilepaskan oleh kelenjar hipofisis dan bekerja paling optimal saat tubuh dalam keadaan istirahat total. Jadi, meskipun kita tak sadar, tubuh terus bekerja memperpanjang tulang, terutama di area tulang panjang seperti kaki dan tulang belakang.

Selain pertumbuhan tulang, ada faktor lain yang membuat kita terasa lebih tinggi di pagi hari: diskus tulang belakang. Saat berdiri sepanjang hari, tekanan gravitasi membuat bantalan antar tulang belakang sedikit menyusut. Namun saat tidur, tekanan itu hilang. Diskus kembali menyerap cairan dan mengembang, membuat tubuh sedikit "membengkak" secara vertikal. Inilah sebabnya kamu bisa lebih tinggi hingga 1–2 cm di pagi hari dibandingkan saat malam.

Meski perbedaannya kecil dan sementara, kebiasaan tidur cukup sangat penting bagi pertumbuhan optimal, terutama pada masa remaja. Kurang tidur bisa mengganggu pelepasan hormon pertumbuhan dan memengaruhi perkembangan tinggi badan.

Jadi, kalau kamu ingin tumbuh maksimal, jangan anggap enteng jam tidur. Istirahat yang cukup bukan cuma membuat tubuh segar, tapi juga mendukung proses alami tubuh untuk tumbuh lebih tinggi—secara nyata, setiap malam.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait