Mengapa Leher dan Bahu Sering Terasa Sakit?
Rasa nyeri pada leher dan bahu merupakan keluhan yang sangat umum ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Sensasi kaku, pegal, hingga nyeri tajam di area ini kerap mengganggu aktivitas. Sebagian besar kasus nyeri leher dipicu oleh otot leher yang tegang akibat postur tubuh yang buruk, seperti terlalu lama menunduk saat menatap layar gawai atau duduk membungkuk di depan komputer. Selain postur, cedera otot, masalah pada sendi, serta proses penuaan alami tubuh juga turut memperbesar risiko munculnya keluhan ini.
Sementara itu, rasa sakit pada area bahu memiliki penyebab yang bervariasi karena struktur sendinya yang sangat aktif dan fleksibel. Rasa nyeri pada bahu bisa dipicu oleh robekan otot, peradangan pada tendon, sendi yang tidak stabil, hingga dislokasi. Masalah kesehatan seperti frozen shoulder—kondisi yang membuat sendi bahu sangat kaku dan sulit digerakkan—serta adanya gangguan atau tekanan pada saraf juga sering kali menjadi sumber rasa nyeri yang menjalar.
Untuk mencegah timbulnya keluhan ini, membiasakan postur tubuh yang tegak dan ergonomis saat beraktivitas maupun beristirahat sangatlah penting. Mengimbangi rutinitas dengan peregangan otot secara berkala dan berolahraga teratur dapat menjaga kelenturan otot leher serta bahu. Namun, jika rasa sakit bertahan lama atau disertai sensasi kesemutan dan mati rasa pada lengan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.