Kenapa Lele Bisa Tetap Hidup di Lumpur?

Siapa yang tidak kenal lele? Ikan yang sering ditemukan di kolam, sungai, bahkan sawah ini punya kemampuan luar biasa: bisa bertahan hidup meski airnya nyaris kering atau hanya tersisa lumpur. Tapi, bagaimana caranya?

Rahasia lele terletak pada organ pernapasan tambahan yang dimilikinya, bernama labirin. Selain insang, lele punya struktur khusus di dalam rongga kepala yang berfungsi seperti paru-paru mini. Organ ini memungkinkan lele mengambil oksigen langsung dari udara saat berada di permukaan.

Karena kemampuan ini, lele termasuk dalam kelompok ikan labirin atau anabantoidei. Mereka bisa bertahan hidup di lingkungan dengan oksigen terbatas—bahkan saat air mulai surut atau mengering. Cukup dengan sedikit lumpur yang masih lembap, lele bisa tetap bernapas selama beberapa waktu.

Fakta ini juga menjelaskan mengapa lele sering ditemukan hidup di tempat-tempat yang tampaknya tidak layak untuk ikan. Mereka bahkan bisa "berjalan" pelan di atas tanah basah untuk mencari air baru. Ini semua berkat adaptasi unik yang membuatnya jauh lebih tangguh dibanding ikan biasa.

Jadi, tak heran jika lele menjadi salah satu ikan yang paling mudah dibudidayakan. Daya tahan dan kemampuan bernapas di luar air membuatnya menjadi pilihan utama bagi banyak peternak. Alami, cerdas, dan sangat tangguh—lele memang ikan yang luar biasa.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait