Lilipaly ke Borneo FC: Rekrutan Strategis dengan Mentalitas Kuat

Kedatangan Stefano Lilipaly ke Borneo FC pada Mei 2022 menjadi salah satu perpindahan yang cukup menyita perhatian di awal musim Liga 1. Gelandang berpengalaman ini memutuskan hengkang dari Bali United dan memilih bergabung dengan tim asal Samarinda tersebut dengan kontrak selama dua tahun.

Nabil Husni, manajemen Borneo FC, menjelaskan bahwa keputusan merekrut Lilipaly bukan tanpa alasan. Selain kualitas teknis yang sudah teruji selama membela klub-klub besar sebelumnya, mentalitasnya dianggap menjadi nilai lebih yang sulit ditemukan dalam banyak pemain lokal.

"Kualitas dia dan mentalitasnya sudah tidak perlu kita ragukan. Ini jadi alasan kenapa dia diboyong," ujar Nabil. Kalimat tersebut bukan sekadar pujian, melainkan gambaran nyata dari bagaimana Borneo FC ingin membangun tim yang tidak hanya kuat secara taktik, tetapi juga matang secara mental, terutama dalam tekanan pertandingan penting.

Lilipaly, yang sebelumnya pernah berkarier di Eropa dan menjadi andalan timnas Indonesia, membawa pengalaman internasional ke skuad Pesut Etam. Kehadirannya diharapkan bisa meningkatkan kualitas lini tengah sekaligus menjadi panutan bagi pemain muda di tim.

Bagi Borneo FC, merekrut pemain seperti Lilipaly bukan sekadar langkah untuk memperkuat skuad, tapi juga strategi jangka panjang dalam membangun identitas tim yang kompetitif dan disiplin. Di atas segalanya, mereka tidak hanya mendatangkan seorang pemain—tapi seorang pemimpin.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait