Mengapa Mata Bayi Bisa Kuning?

Wajar bagi orang tua merasa cemas saat melihat mata bayi tampak kuning. Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi, terutama pada hari-hari pertama setelah kelahiran. Warna kuning pada mata bayi bukan berarti bagian putih matanya berubah warna, melainkan adanya perubahan warna pada sklera (bagian putih mata) akibat peningkatan kadar zat tertentu dalam tubuh.

Penyebab utama mata bayi tampak kuning adalah penumpukan bilirubin. Bilirubin adalah zat berwarna kuning yang dihasilkan secara alami saat tubuh memecah sel darah merah yang sudah tua. Pada bayi, terutama yang baru lahir, sistem hati belum sepenuhnya matang. Karena itu, hati bayi belum mampu memproses bilirubin dengan efisien, sehingga zat ini menumpuk di darah dan menyebabkan gejala kuning, baik pada kulit maupun mata.

Faktanya, bayi sudah mulai menghasilkan bilirubin sejak masih dalam kandungan. Namun, sebelum lahir, plasenta membantu mengeliminasi zat ini. Setelah lahir, bayi harus belajar mengatasi proses ini sendiri—dan butuh waktu. Inilah mengapa sekitar 60% bayi sehat mengalami kuning ringan dalam 2-4 hari pertama.

Meski terlihat mengkhawatirkan, kebanyakan kasus kuning pada bayi bersifat sementara dan tidak berbahaya. Namun, penting bagi ibu untuk selalu memantau kondisi bayi. Jika warna kuning semakin pekat, bayi tampak lesu, atau sulit menyusu, segera konsultasi ke dokter. Dengan penanganan tepat, seperti paparan sinar biru (fototerapi), kadar bilirubin bisa cepat turun dan bayi kembali sehat.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait