Alasan Utama Rakyat Korea Selatan Enggan Punya Anak

Angka kelahiran di Korea Selatan terus menjadi sorotan global. Di balik gemerlap budaya pop dan kemajuan teknologinya, masyarakat negeri ginseng ini dihadapkan pada kenyataan pahit yang membuat banyak pasangan berpikir dua kali untuk memiliki keturunan.

Faktor utama di balik keengganan ini adalah sistem pendidikan yang sangat kompetitif dan mahal. Di sana, sekolah biasa saja tidak cukup. Anak-anak hampir selalu diwajibkan mengikuti berbagai les privat atau akademi tambahan yang dikenal sebagai hagwon demi bisa bersaing, yang tentu saja menguras dompet orang tua secara masif.

Selain tekanan biaya pendidikan yang luar biasa besar, masalah finansial lainnya turut memperburuk situasi, yakni biaya sewa dan kepemilikan rumah yang terus meroket dari tahun ke tahun. Membeli atau bahkan sekadar menyewa tempat tinggal yang layak di kawasan perkotaan kini menjadi beban yang sangat berat bagi generasi muda.

Kombinasi antara biaya hidup yang tinggi, tekanan sosial yang ketat, serta mahalnya biaya membesarkan anak membuat banyak warga Korea Selatan memilih untuk fokus pada karier dan kehidupan pribadi mereka. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi masa depan demografi negara tersebut.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait