Ketawa Saat Menangis? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Kadang kita bertemu orang yang tiba-tiba tertawa saat sedang menangis, atau malah menangis saat sedang ketawa. Kejadian seperti ini mungkin terlihat aneh, tapi ternyata bisa jadi tanda dari kondisi medis yang serius.

Sering tertawa atau menangis secara tiba-tiba dan tidak sesuai dengan situasi bisa merupakan gejala pseudobulbar affect (PBA). Ini bukan sekadar emosi yang meledak-ledak, melainkan gangguan sistem saraf yang membuat kontrol atas ekspresi wajah dan emosi menjadi kacau. Orang dengan PBA bisa tertawa keras saat tidak ada yang lucu, atau menangis hebat padahal hanya sedikit sedih.

PBA umumnya muncul pada mereka yang memiliki kondisi neurologis seperti stroke, multiple sclerosis, ALS (penyakit Lou Gehrig), atau cedera otak. Gangguan ini terjadi karena komunikasi antara otak dan sistem saraf terganggu, sehingga reaksi emosional jadi tidak terkendali.

Banyak orang yang salah paham. Mereka mengira orang dengan PBA sedang tidak tulus atau hanya berpura-pura. Padahal, mereka benar-benar tidak bisa mengendalikan respons tubuhnya. Bayangkan tiba-tiba tertawa saat menghadiri pemakaman—itu bisa sangat memalukan dan menyakitkan.

Meski tidak ada obat total, PBA bisa dikelola. Dengan bantuan dokter, terapi obat, dan dukungan lingkungan, penderita bisa belajar mengelola gejalanya. Yang terpenting, mereka butuh pengertian, bukan penilaian.

Jadi, kalau kamu atau orang terdekat tiba-tiba menangis atau ketawa tanpa alasan yang jelas, jangan langsung dianggap lebay. Bisa jadi, itu bukan soal perasaan, tapi kondisi kesehatan yang butuh perhatian.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait