Mengapa Buang Air Kecil Terasa Sakit Setelah Sunat?
Rasa perih atau nyeri saat buang air kecil merupakan hal yang sangat wajar dialami setelah menjalani proses sunat (sirkumsisi). Kondisi ini sering kali membuat anak merasa cemas atau takut untuk kencing, sehingga penting bagi orang tua untuk memahami penyebabnya secara medis.
Saat sunat dilakukan, kulit penutup ujung penis akan dibuang—baik melalui metode pemotongan manual maupun teknologi laser—lalu diakhiri dengan tindakan penjahitan secara melingkar. Pemotongan dan penjahitan ini memicu respons alami tubuh berupa peradangan, pembengkakan, serta kemerahan di sekitar area luka.
Ketika buang air kecil, tetesan atau aliran urine dapat mengenai bekas jahitan dan jaringan kulit yang masih sangat sensitif. Sifat urine yang hangat dan mengandung garam mineral secara alami menimbulkan rasa perih atau terbakar saat menyentuh luka terbuka. Selain itu, adanya pembengkakan jaringan di sekitar muara saluran kencing juga bisa membuat aliran urine terasa sedikit tertahan dan memicu nyeri ekstra.
Rasa tidak nyaman ini biasanya berlangsung sementara dan akan membaik seiring bertahapnya penyembuhan luka. Untuk membantu meredakannya, konsumsi obat pereda nyeri sesuai petunjuk dokter, pastikan anak minum cukup air putih agar urine tidak terlalu pekat, serta jaga kebersihan area intim agar terhindar dari risiko infeksi.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.