Warisan Semangat Alfin Lestaluhu di Timnas U-16
Setiap kali Timnas U-16 turun bertanding, ada satu jersey yang selalu dibawa—bukan untuk dipakai di lapangan, tapi sebagai simbol semangat. Itu adalah jersey milik Alfin Lestaluhu, mantan kapten tim yang dikenal dengan dedikasi luar biasa selama masa kepelatihannya.
"Jersey ini adalah simbol pemain yang memiliki semangat juang tinggi," kata pelatih Bima Sakti, dikutip dari Antara pada 7 Agustus 2022. Ia menjelaskan bahwa Alfin bukan hanya pemain berbakat, tapi juga panutan karena kerja kerasnya, baik dalam latihan maupun pertandingan.Sejak kepergiannya, jersey Alfin dibawa sebagai pengingat bagi generasi muda bahwa perjuangan, disiplin, dan loyalitas adalah bagian dari jati diri sepak bola Indonesia. Bima menambahkan, "Ini menjadi motivasi bagi pemain-pemain saat ini." Setiap pemain yang melihat jersey itu dihormati, diingatkan bahwa mereka tidak hanya mewakili diri sendiri, tapi juga jejak para pendahulu yang pernah berjuang dengan hati.
Alfin Lestaluhu, yang pernah memimpin tim di level ASEAN hingga Piala Asia U-16, meninggalkan warisan lebih dari sekadar kenangan. Ia meninggal pada 2019 karena sakit, tetapi semangatnya terus hidup—melalui doa, latihan, dan satu jersey yang selalu hadir di setiap babak baru.
Kini, di setiap perjalanan tim muda, Alfin hadir bukan sebagai nama di daftar pemain, tapi sebagai semangat yang tak pernah absen.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.