Kenapa Yerusalem Penting bagi Umat Islam?
Yerusalem memiliki tempat istimewa dalam hati umat Islam. Kota ini bukan hanya penting secara sejarah, tetapi juga secara spiritual. Di dalam kawasan Old City, terdapat area yang dikenal sebagai Haram al-Sharif—dalam bahasa Indonesia sering disebut Kawasan Suci. Di sanalah dua masjid megah berdiri: Kubah Batu Karang (Dome of the Rock) dan Masjid Al-Aqsa.
Menurut keyakinan Islam, Masjid Al-Aqsa adalah tempat Nabi Muhammad SAW Isra’ Mi’raj—perjalanan spiritual dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke langit. Peristiwa ini disebutkan dalam Al-Qur'an, Surah Al-Isra’ ayat 1, yang menyatakan: “Subhanallah yang memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) di malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa…”. Ini menjadikan kota tersebut sebagai salah satu dari tiga masjid paling suci dalam Islam, setelah Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.
Kubah Batu Karang, dengan kubah emasnya yang ikonik, dibangun pada abad ke-7 oleh Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Bangunan ini bukan masjid untuk salat berjamaah, tetapi lebih sebagai tempat ibadah dan simbol kejayaan Islam. Banyak muslim dari seluruh dunia bermimpi bisa berkunjung dan berdoa di sana.
Bagi umat Islam, Yerusalem bukan hanya soal tanah atau bangunan. Ia adalah simbol ketakwaan, perjuangan, dan cinta kepada Allah. Keberadaan Masjid Al-Aqsa terus menginspirasi umat untuk menjaga nilai-nilai keimanan dan keadilan.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.