Apa Itu Konkret? Ini Penjelasannya
Konkrit, kongkret, atau kongkrit—mana yang benar? Kalau kamu sering bingung memilih antara ketiganya, jawabannya sederhana: bentuk baku yang tepat menurut kaidah Bahasa Indonesia adalah konkret.
Menurut buku Kamus Kata Baku Bahasa Indonesia karya Ready Susanto (2022:88), kata "konkret" adalah bentuk yang benar dan baku. Kata ini berasal dari bahasa Latin concretus, yang berarti sesuatu yang padat atau nyata. Dalam penggunaan sehari-hari, konkret mengacu pada sesuatu yang nyata, bisa dirasakan, atau benar-benar ada—tidak abstrak.
Misalnya, saat seseorang berkata, “Saya butuh bukti yang konkret,” maksudnya adalah bukti yang nyata, bisa ditunjukkan, bukan sekadar dugaan. Begitu pula dalam dunia kerja atau pendidikan, ide atau rencana yang dikatakan konkret berarti sudah jelas, terukur, dan bisa diwujudkan.
Meskipun kamu mungkin sering melihat atau mendengar bentuk "konkrit" atau "kongkret" di media sosial atau percakapan sehari-hari, itu sebenarnya merupakan variasi penulisan yang tidak sesuai dengan pedoman resmi. Bahasa memang dinamis, tapi jika kamu ingin menulis secara formal atau mengikuti kaidah baku, lebih baik gunakan konkret.
Selain itu, penggunaan kata yang baku juga membantu komunikasi menjadi lebih jelas dan profesional. Jadi ke depan, jangan ragu untuk memilih kata yang tepat—konkret, bukan yang lain.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.