Benarkah Penulisan yang Benar adalah "Kualitas", Bukan "Kwalitas"?

Bagi banyak orang, kata kualitas mungkin terasa biasa. Tapi pernahkah Anda bertanya-tanya, kenapa ditulis dengan huruf "u" dan bukan "w"? Banyak yang secara otomatis menulis "kwalitas", terutama karena pengucapan bahasa Belanda atau pengaruh ejaan lama. Namun menurut kaidah bahasa Indonesia yang baku, penulisan yang benar adalah kualitas.

Kata ini berasal dari bahasa Inggris quality. Dalam proses penyerapan ke dalam bahasa Indonesia, aturan pemadanan ejaan berlaku. Huruf "q" dalam bahasa asing umumnya diubah menjadi "k", akhiran "-ty" menjadi "-tas", dan kombinasi "ua" tetap dipertahankan sebagai "ua". Jadi, quality berubah menjadi kualitas, bukan "kwalitas".

Fakta ini sudah ditegaskan oleh Pusat Bahasa dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Meskipun penulisan "kwalitas" pernah populer di masa lalu—kemungkinan karena pengaruh bahasa Belanda (kwaliteit)—kini itu dianggap tidak sesuai dengan pedoman bahasa yang berlaku.

Perbedaan ini mungkin kecil, tapi mencerminkan kesadaran berbahasa yang baik. Menggunakan "kualitas" bukan hanya soal aturan, tapi juga penghormatan terhadap konsistensi sistem ejaan Indonesia. Di dunia pendidikan, media, dan dokumen resmi, penulisan yang benar justru menunjukkan profesionalisme.

Jadi ke depan, mari gunakan kualitas dengan percaya diri. Bukan hanya benar secara kaidah, tapi juga menguatkan identitas bahasa kita yang terus berkembang dengan penuh kepantasan.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait