Kuitansi atau Kwitansi? Ini Penulisan yang Benar Menurut EYD

Sering kita dengar istilah "kwitansi" dalam percakapan sehari-hari, terutama saat berurusan dengan pembayaran atau transaksi keuangan. Namun, sebenarnya kata mana yang benar menurut aturan bahasa Indonesia yang baku?

Jawabannya adalah "kuitansi". Menurut Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), penulisan yang tepat adalah dengan huruf u setelah k, bukan w. Jadi, meskipun banyak orang terbiasa menulis "kwitansi", bentuk yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia resmi justru adalah kuitansi.

Kesalahan penulisan ini umum terjadi karena pengucapan kedua kata terdengar hampir sama, terutama dalam logat sehari-hari. Selain itu, pengaruh ejaan lama atau kebiasaan menulis secara fonetik membuat "kwitansi" tetap populer, meskipun secara formal tidak sesuai EYD.

Kuitansi sendiri adalah dokumen resmi yang berfungsi sebagai bukti penerimaan sejumlah uang atau pembayaran dari suatu transaksi. Baik dalam dunia bisnis, keuangan, maupun administrasi pribadi, kuitansi sangat penting sebagai bukti tertulis.

Meskipun terkesan sepele, menggunakan kata yang benar menunjukkan perhatian terhadap aturan bahasa yang baik dan benar. Ke depan, lebih baik kita mulai membiasakan diri menulis kuitansi untuk menjaga konsistensi dengan ejaan baku.

Ingat, bahasa Indonesia terus berkembang, tetapi tetap ada aturan yang harus diikuti. Mari gunakan kuitansi dalam tulisan resmi, sambil tetap memahami bahwa banyak orang masih menggunakan bentuk lain dalam percakapan santai.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait