Tidur dalam Gelap Lebih Baik untuk Kesehatan

Kualitas tidur memengaruhi banyak aspek kesehatan kita, termasuk berat badan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur di ruangan dengan cahaya terang cenderung memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidur dalam keadaan gelap.

Kenapa gelap lebih baik? Saat mata terpapar cahaya—terutama di malam hari—otak mengira masih siang. Ini mengganggu produksi melatonin, hormon yang membantu mengatur siklus tidur. Ketika produksi melatonin terganggu, tidur menjadi tidak nyenyak, dan ini bisa berdampak pada metabolisme tubuh.

Studi yang diterbitkan pada Agustus 2022 menemukan korelasi antara paparan cahaya saat tidur dengan peningkatan berat badan. Meski bukan satu-satunya faktor, kebiasaan tidur dengan lampu menyala bisa menjadi kontributor tidak langsung terhadap risiko obesitas.

Bayangkan kamu tidur di kamar yang benar-benar gelap. Tubuhmu tahu kapan waktunya istirahat, hormon bekerja sesuai ritme alami, dan kamu bangun dengan perasaan lebih segar. Ini lebih sulit tercapai jika lampu kamar masih menyala atau layar ponsel masih menyala di bawah selimut.

Untuk mendukung tidur berkualitas, mulailah membiasakan diri tidur dalam kondisi gelap. Matikan lampu, tutup tirai, dan hindari penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur. Jika butuh sedikit cahaya untuk keamanan, pilih lampu redup dengan warna kekuningan, yang lebih ramah untuk mata dan tidak terlalu mengganggu sirkadian tubuh.

Jadi, jika kamu ingin tidur lebih nyenyak dan menjaga berat badan ideal, mulailah dengan hal sederhana: tidur dalam gelap. Tubuhmu akan berterima kasih nanti.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait