Mahar yang Baik Menurut Ajaran Islam

Dalam ikatan pernikahan, mahar merupakan salah satu kewajiban yang diberikan oleh calon suami kepada calon istrinya sebagai bentuk kesungguhan dan penghormatan. Agama Islam tidak pernah memberatkan umatnya dengan menetapkan nominal atau batasan khusus yang kaku mengenai besar kecilnya mahar.

Prinsip utama yang dianjurkan adalah bahwa mahar hendaknya merupakan sesuatu yang bernilai, halal secara hukum agama, serta suci. Yang terpenting bukanlah seberapa mewah atau mahal harganya, melainkan keikhlasan dari pihak laki-laki serta kemampuannya tanpa harus memaksakan diri hingga mendatangkan kesulitan.

Sebaik-baik mahar adalah yang ringan dan mudah dipenuhi, namun tetap mendatangkan kebaikan serta keberkahan bagi kedua mempelai. Dengan niat yang tulus dan sesuai dengan kemampuan, pemberian tersebut dapat menjadi simbol kasih sayang yang tulus dalam membangun rumah tangga yang harmonis.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait