Apakah Maria Disembah dalam Ajaran Katolik?
Ketika berbicara tentang peran Santa Maria dalam iman Katolik, sering muncul pertanyaan: Apakah Maria disembah? Jawabannya jelas: tidak. Dalam ajaran Gereja Katolik, penyembahan—dalam bahasa Latin disebut latria atau dalam Yunani latreia—hanya dipersembahkan kepada Allah semata.
Latria adalah bentuk penghormatan tertinggi yang hanya layak bagi Tuhan, Sang Pencipta segala sesuatu. Dialah sumber segala kebaikan, hikmat, belas kasih, dan keselamatan. Karena itu, hanya kepada-Nya penyembahan sejati harus diberikan.
Bagaimana dengan Maria? Gereja menghormati Maria dengan sangat dalam, tetapi hormat yang diberikan kepadanya bukan penyembahan. Penghormatan terhadap Maria disebut hyperdulia, yaitu penghormatan istimewa karena peran uniknya sebagai Bunda Yesus. Namun ini sama sekali tidak menempatkan Maria setara dengan Tuhan.
Maria dipuji bukan karena dirinya sendiri, tetapi karena imannya yang luar biasa dan ketaatannya kepada kehendak Allah. Dalam Kidung Maria (Lukas 1:46–55), ia sendiri berkata: “JiwaKu memuliakan Tuhan”—bukan dirinya sendiri.
Jadi, meski banyak doa dan devosi ditujukan kepada Maria, seperti Rosario atau Salam Maria, itu semua dimaksudkan untuk membawa umat lebih dekat kepada Allah melalui perantaraan Maria, bukan menyembahnya. Ia dihormati sebagai Bunda Tuhan, tetapi penyembahan tetap hanya bagi Allah Tritunggal.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.