Keutamaan Mengucap "Masya Allah" dalam Kehidupan Sehari-hari

"Masya Allah" bukan sekadar ungkapan kagum biasa, melainkan bagian dari kalimat thayyibah—kalimat-kalimat baik yang dianjurkan dalam Islam. Kalimat ini sering diucapkan sebagai bentuk pengagungan terhadap kekuasaan dan keindahan yang diciptakan oleh Allah SWT. Ketika seseorang melihat sesuatu yang menakjubkan, seperti kecantikan alam, keberhasilan seseorang, atau karunia lainnya, mengucap "Masya Allah" berarti mengakui bahwa semua itu terjadi atas kehendak-Nya.

Dalam ajaran Islam, kalimat thayyibah seperti "Masya Allah" dan "Subhanallah" sangat dianjurkan. Selain menjadi bentuk dzikir, ucapan ini juga mengandung makna syukur dan pengakuan bahwa segala kebaikan berasal dari Allah. Rasulullah SAW pun mengajarkan umatnya untuk senantiasa menjaga lisan dengan kalimat-kalimat yang baik, karena dari ucapan itulah pahala bisa terus mengalir.

Lebih dari itu, mengucap "Masya Allah" juga dipercaya memiliki manfaat perlindungan dari hasad (dengki) atau mata jahat. Dalam budaya Muslim, ungkapan ini sering dilafalkan saat memuji anak, harta, atau pencapaian, agar apa yang dipuji tidak terkena gangguan yang tidak diinginkan. Hal ini selaras dengan doa perlindungan yang diajarkan dalam hadis.

Oleh karena itu, menjadikan "Masya Allah" sebagai bagian dari perbendaharaan kalimat sehari-hari bukan hanya memperindah tutur kata, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan mengucapkannya secara ikhlas dan penuh makna, setiap kata bisa menjadi amal jariyah yang bernilai ibadah.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait