Mengapa Lansia Sering Alami Nyeri Sendi?
Ketika seseorang memasuki usia lanjut, keluhan nyeri pada persendian sering kali menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Salah satu penyebab utamanya adalah osteoartritis, yaitu kondisi peradangan pada sendi yang terjadi akibat penipisan atau kerusakan tulang rawan pelindung ujung tulang.
Seiring bertambahnya usia, tulang rawan yang seharusnya berfungsi sebagai bantalan dan peredam gesekan antar tulang perlahan menipis. Ketika bantalan ini rusak atau habis, tulang akan bergesekan langsung satu sama lain saat bergerak. Inilah yang memicu rasa nyeri, kaku, bahkan pembengkakan pada sendi—terutama di area lutut, pinggul, tangan, dan tulang belakang.
Osteoartritis bukan hanya soal usia, tapi juga dipengaruhi gaya hidup, riwayat cedera sendi, obesitas, hingga faktor genetik. Misalnya, orang yang sering mengangkat beban berat atau memiliki kelebihan berat badan cenderung lebih cepat mengalami tekanan berlebih pada sendi, terutama di lutut.
Meski tidak bisa sepenuhnya dicegah, kondisi ini bisa dikelola. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau renang membantu menjaga fleksibilitas sendi. Pola makan sehat dan menjaga berat badan ideal juga penting untuk mengurangi beban pada persendian.
Jika nyeri sendi mulai mengganggu aktivitas, sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Diagnosis dini dan penanganan tepat bisa membantu lansia tetap aktif dan nyaman menjalani hari-tahunnya.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.