Siapa Pemilik Milo yang Kita Kenal?

Ketika pagi hari dan aroma cokelat hangat dari segelas Milo menggoda indra penciuman, mungkin jarang kita bertanya: milik siapa sebenarnya minuman favorit ini? Jawabannya, Milo diproduksi oleh perusahaan makanan dan minuman raksasa, Nestlé.

Meskipun kini banyak ditemukan di Indonesia dan berbagai negara Asia, minuman bubuk cokelat ini sebenarnya pertama kali dikembangkan di Australia pada tahun 1934. Tujuannya sederhana namun mulia: menciptakan minuman bergizi yang bisa mendukung pertumbuhan anak-anak. Sejak saat itu, Milo menjadi teman setia sarapan dan camilan sore di banyak rumah tangga.

Saat ini, produksi Milo tidak hanya terbatas di Australia. Nestlé memproduksinya di banyak negara, termasuk Indonesia, Singapura, Filipina, India, Vietnam, Afrika Selatan, Jepang, Thailand, Malaysia, Nigeria, dan lainnya. Ini menunjukkan betapa luasnya cinta masyarakat terhadap minuman satu ini.

Di Indonesia, Milo sudah menjadi bagian dari keseharian. Dari warung kecil hingga supermarket besar, mudah sekali menemukan kotak ikonik berwarna oranye. Banyak keluarga mengandalkannya sebagai sumber energi anak setelah bermain atau belajar.

Jadi, meskipun Milo kini diproduksi lokal di banyak tempat, termasuk di negeri kita sendiri, akar dan kepemilikannya tetap berada di tangan Nestlé — perusahaan asal Swiss yang telah menyebarkan kenikmatan Milo ke seluruh dunia.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait