Kapan Yesus Lahir? Sebuah Perkiraan Berdasarkan Alkitab

Sebagian besar orang merayakan Natal pada tanggal 25 Desember, tetapi Alkitab tidak menyebutkan tanggal pasti kelahiran Yesus. Lalu, musim apa yang paling mungkin menjadi waktu kelahiran-Nya? Banyak ahli Alkitab mencoba memperkirakannya berdasarkan catatan dalam Injil.

Salah satu petunjuk utama adalah usia Yesus saat memulai pelayanan-Nya. Dikatakan bahwa Ia berusia sekitar 30 tahun (Lukas 3:23). Jika pelayanan-Nya berlangsung sekitar tiga setengah tahun dan berakhir sekitar tahun 33 M, saat Ia disalib pada 14 Nisan—hari Paskah yang jatuh di musim semi—maka kelahiran-Nya bisa dilacak mundur.

Perhitungan ini menunjukkan bahwa Yesus kemungkinan besar lahir pada awal musim gugur, sekitar bulan September tahun 2 SM.

Alasan lain yang mendukung kelahiran di musim gugur adalah tradisi menggembalakan domba pada malam hari. Dalam Lukas 2:8, dikatakan bahwa para gembala berjaga-jaga di padang pada malam hari, yang lebih masuk akal dilakukan pada musim yang lebih hangat, bukan di tengah musim dingin bulan Desember.

Meski perayaan Natal pada 25 Desember telah menjadi tradisi yang kaya makna secara budaya dan rohani, banyak orang percaya bahwa makna sejati Natal bukan terletak pada tanggalnya, melainkan pada kelahiran Sang Juru Selamat yang membawa harapan dan kasih bagi dunia.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait