Negara Penghasil Gas Alam Terbesar di Dunia

Amerika Serikat memimpin produksi gas alam dunia pada tahun 2021 dengan volume mencapai 934,2 miliar meter kubik. Angka ini menegaskan posisi AS sebagai raja gas alam global, melampaui negara-negara penghasil energi lainnya. Lompatan besar dalam produksi gas alam AS terjadi berkat teknologi pengeboran hidrolik atau fracking, yang memungkinkan akses ke cadangan gas tak konvensional di formasi batuannya.

Di posisi kedua, Rusia mencatat produksi sebesar 701,7 miliar meter kubik. Dengan wilayah yang sangat luas dan sumber daya alam melimpah, Rusia telah lama menjadi kekuatan utama dalam pasokan energi global. Negara ini tidak hanya memasok pasar domestik, tetapi juga menjadi tulang punggung pasokan gas ke banyak negara Eropa—meski dinamika geopolitik kerap memengaruhi aliran energi tersebut.

Meskipun produksi gas alam didominasi oleh dua raksasa ini, negara-negara seperti Iran, Tiongkok, dan Kanada juga termasuk dalam jajaran produsen utama. Permintaan global terhadap gas alam terus tumbuh karena dianggap lebih bersih dibanding batu bara, meskipun tetap menjadi bahan bakar fosil. Seiring transisi energi yang sedang berlangsung, peran gas alam sebagai "jembatan energi" menuju masa depan yang lebih hijau menjadi semakin penting.

Sementara AS unggul dalam produksi, ketergantungan global terhadap gas alam mengingatkan kita bahwa diversifikasi energi dan keamanan pasokan tetap menjadi tantangan besar di masa mendatang.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait