Nyeri Kista Ovarium seperti Apa?

Kista ovarium seringkali tidak menimbulkan gejala sama sekali, terutama jika ukurannya kecil. Namun, saat kista membesar atau pecah, wanita bisa merasakan nyeri yang cukup mengganggu. Nyeri akibat kista ovarium biasanya terasa di bagian bawah perut, tepatnya di sisi kiri atau kanan.

Karakter nyerinya bisa bervariasi. Ada yang merasakan nyeri tumpul atau rasa berat yang terus-menerus, tapi ada juga yang mengalami nyeri tajam dan mendadak, terutama jika kista pecah atau memutar ovarium (yang disebut torsio). Nyeri ini bisa muncul secara intermiten atau terus-menerus, dan kadang disertai kembung, gangguan haid, atau rasa tidak nyaman saat buang air besar atau berhubungan intim.

Wanita dengan endometriosis atau sindrom ovarium polikistik (PCOS) lebih rentan mengalami kista yang menyebabkan nyeri. Misalnya, kista endometrioma bisa menimbulkan nyeri hebat saat haid, sementara kista fungsional biasanya hanya menyebabkan ketidaknyamanan ringan.

Yang perlu diwaspadai adalah nyeri hebat yang muncul tiba-tiba, terutama bila disertai mual, muntah, atau pusing. Ini bisa jadi tanda kista pecah atau terpelintir—kondisi yang butuh penanganan medis segera.

Meski banyak kista ovarium bersifat jinak dan hilang dengan sendirinya, penting untuk memeriksakan diri ke dokter jika merasakan nyeri perut bawah yang tidak biasa. Dengan pemeriksaan USG, dokter bisa menilai ukuran, jenis, dan perlukah kista tersebut diobati.

Jangan anggap remeh nyeri yang terus-menerus. Dengarkan tubuh Anda—deteksi dini bisa mencegah komplikasi serius.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait