Makanan Khas yang Disantap Umat Hindu Saat Nyepi

Nyepi, hari raya umat Hindu yang jatuh setiap tahun Saka, bukan cuma dikenal dengan kesunyian dan pemeliharaan diri dari aktivitas duniawi. Di balik itu, ada tradisi turun-temurun yang indah: penyajian makanan khas sebagai bagian dari perayaan sebelum hari hening tiba.

Sehari sebelum Nyepi, keluarga Hindu biasanya menyiapkan hidangan istimewa. Salah satunya adalah cerorot atau clorot, kue tradisional dari tepung beras yang dibungkus daun janur, rasanya manis dan gurih. Tak ketinggalan, pulung nyepi, makanan berbentuk bulat dari nasi yang disajikan khusus untuk ritual.

Nasi tepeng juga jadi bagian penting. Ini adalah nasi putih yang diletakkan di atas daun janur, simbol kesucian. Sementara itu, jaja apem — kue kecil berbahan dasar tape — sering disajikan sebagai suguhan, bersama entil, kue dari tepung ketan yang kenyal dan manis.

Bagi umat Hindu di Bali, makanan seperti lawar dan ayam betutu juga tak pernah absen. Lawar, campuran sayur, daging, dan darah (atau alternatif tanpa darah), diaduk rata dengan bumbu rempah khas. Sedangkan ayam betutu dimasak lama dengan bumbu kuning atau hitam, memberi rasa yang dalam dan kaya.

Meski Nyepi dilalui dengan puasa dan diam, perayaan sebelumnya penuh warna dan rasa. Makanan-makanan ini bukan cuma santapan, tapi juga wujud syukur dan penghormatan terhadap tradisi leluhur.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait