Pengertian Tingkah Laku Prosocial Menurut Para Ahli
Tingkah laku prososial, atau yang sering disebut juga sebagai perilaku menolong, merupakan tindakan yang dilakukan seseorang untuk membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan. Menurut Myers, sebagaimana dikutip oleh Sarwono (2002: 328), perilaku prososial juga dikenal sebagai bentuk altruisme—yaitu hasrat tulus untuk membantu sesama tanpa mempertimbangkan keuntungan pribadi.
Hal ini berarti, ketika seseorang memberi tempat duduk kepada orang tua di angkutan umum, membantu korban kecelakaan, atau menyumbang untuk bencana alam, mereka sedang menunjukkan perilaku prososial. Niat utamanya bukan karena ingin dipuji atau mendapat balasan, melainkan murni karena keinginan untuk membantu.
Perilaku ini tidak selalu besar atau dramatis. Kadang, bentuk sederhana seperti senyum kepada orang asing, mendengarkan teman yang sedang kesedihan, atau menahan pintu untuk orang di belakang kita juga termasuk prososial. Yang penting adalah adanya kesadaran untuk memperhatikan kebutuhan orang lain dan bertindak positif karena kepedulian.
Beberapa faktor bisa memengaruhi munculnya perilaku prososial, seperti nilai-nilai yang diajarkan sejak kecil, pengalaman pribadi, atau kondisi lingkungan. Orang yang dibesarkan dalam lingkungan yang menghargai kerjasama dan empati cenderung lebih sering menunjukkan tindakan-tindakan ini.
Di tengah kehidupan yang semakin sibuk dan individualistis, perilaku prososial justru semakin penting. Ia menjadi pengikat sosial yang menjaga masyarakat tetap hangat dan manusiawi. Dengan sedikit niat baik, setiap orang bisa menjadi bagian dari perubahan positif di sekitarnya.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.