Kurang Tidur Bisa Picu Risiko Pikun, Waspada!
Kurang tidur mungkin terlihat seperti hal biasa, terutama bagi mereka yang sibuk bekerja atau begadang mengejar tugas. Namun, kebiasaan ini bisa berdampak serius bagi kesehatan otak dalam jangka panjang. Penelitian terbaru menunjukkan, orang yang tidur kurang dari lima jam per malam memiliki risiko dua kali lebih tinggi mengalami demensia, atau yang lebih dikenal sebagai pikun.
Dilansir dari Forbes pada Februari 2022, studi ini mengikuti pola tidur sejumlah partisipan selama bertahun-tahun. Hasilnya mencengangkan: mereka yang hanya tidur di bawah lima jam setiap malam lebih rentan mengalami penurunan fungsi kognitif dibanding mereka yang tidur tujuh hingga delapan jam. Tidur yang cukup ternyata memainkan peran penting dalam membersihkan racun di otak, termasuk protein berbahaya yang terkait dengan demensia.
Fakta ini semakin menguatkan pentingnya pola tidur yang sehat. Banyak orang mengorbankan waktu tidur demi produktivitas, padahal justru tidur yang cukup bisa meningkatkan konsentrasi, memori, dan kesehatan mental secara keseluruhan. Kurang tidur jangka panjang tidak hanya membuat badan lemas, tapi juga bisa mempercepat penuaan otak.
Untuk itu, mulailah menjaga jadwal tidur. Hindari layar gawai sebelum tidur, ciptakan suasana kamar yang nyaman, dan usahakan untuk istirahat cukup setiap malam. Tidur bukan kemewahan, tapi kebutuhanβterutama jika Anda ingin otak tetap sehat sampai usia lanjut.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.