Penyakit Langka yang Harus Hindari Sinar Matahari

Xeroderma pigmentosum (XP) adalah salah satu penyakit genetik langka yang membuat penderitanya tidak boleh terkena sinar matahari sama sekali. Kondisi ini menyebabkan kulit sangat sensitif terhadap radiasi ultraviolet (UV), terutama dari sinar matahari. Bahkan paparan kecil bisa memicu kerusakan serius pada kulit.

Pada orang dengan XP, sistem perbaikan DNA di dalam sel tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, kerusakan akibat sinar UV tidak bisa diperbaiki secara alami. Hal ini menyebabkan kulit mudah terbakar, melepuh, bahkan bisa cepat mengalami kanker kulit jika terpapar cahaya matahari meski hanya sebentar.

Anak-anak yang lahir dengan kondisi ini biasanya sudah menunjukkan gejala sejak usia sangat muda, seperti bintik-bintik gelap di kulit atau iritasi hebat setelah terpapar cahaya. Karena itu, mereka harus hidup di lingkungan yang terlindung dari sinar matahari—pakai baju tertutup, kacamata pelindung, bahkan tinggal di ruangan dengan jendela khusus yang menyaring UV.

Karena sifatnya yang diturunkan, XP lebih sering terjadi pada keluarga dengan hubungan dekat (kawin kerabat). Meski sangat jarang, kasus XP terus dilaporkan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Deteksi dini dan perlindungan ketat terhadap cahaya bisa membantu penderita hidup lebih lama dan berkualitas.

Orang tanpa XP pun sebaiknya tidak mengabaikan bahaya sinar matahari. Tapi bagi penderita, menghindari sinar UV bukan sekadar pencegahan—itu adalah keharusan demi kelangsungan hidup.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait