Mengapa Kucing Mengeong di Malam Hari?

Kucing mengeong di malam hari sering kali membuat pemiliknya penasaran, bahkan terganggu. Namun, suara ini bukan sekadar kebiasaan aneh. Biasanya, ini adalah cara si kucing menyampaikan sesuatu.

Seringkali, kucing mengeong karena lapar. Mereka tahu bahwa suara merdu—atau kadang memekakkan telinga—bisa membuat pemiliknya terbangun dan membuka kulkas. Jika kamu terbiasa memberi makan di waktu tertentu, dan kucing tahu jamnya mendekati, jangan heran kalau ia mulai latihan vokal tengah malam.

Selain kelaparan, kebosanan juga jadi alasan utama. Kucing adalah makhluk aktif, terutama saat senja hingga dini hari. Jika sepanjang hari mereka hanya tidur-tiduran tanpa banyak stimulasi, malam adalah waktunya untuk "membayar" rasa bosan. Mereka ingin bermain, melompat, atau sekadar diperhatikan.

Perilaku ini juga bisa dipelajari. Jika setiap kali ia mengeong kamu langsung memberi makan atau mengajak bermain, ia akan mengulanginya besok, lusa, dan seterusnya. Ini bukan karena nakal, tapi karena ia tahu cara yang efektif untuk mendapat perhatian.

Untuk mengurangi suara tengah malam, coba beri aktivitas menjelang tidur—main bersama, beri mainan interaktif, atau atur jadwal makan lebih malam sedikit agar perutnya tetap kenyang. Dengan sedikit penyesuaian, kamu dan si kucing bisa tidur lebih nyenyak.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait