Gianni Infantino Tegaskan Dukungan untuk Piala Dunia 2022 Qatar
Gianni Infantino, Presiden FIFA sejak 2016, kembali menjadi sorotan menjelang Piala Dunia 2022 di Qatar. Dalam sebuah pidato emosional yang berlangsung lebih dari satu jam pada 19 November 2022, Infantino membela keras penyelenggaraan turnamen tersebut yang terus menuai kritik dari sejumlah negara Barat.
Menurut Infantino, banyak kritik terhadap Qatar justru terasa munafik. Ia menilai negara-negara Barat kerap menyuarakan isu HAM dan hak buruh, tetapi jarang mengevaluasi kondisi serupa di masa lalu atau bahkan di negara mereka sendiri. βKenapa baru sekarang kalian peduli? Kenapa tidak saat Piala Dunia di negara kalian dulu?β tegasnya.
Pidato yang disampaikan di Doha ini langsung menjadi perbincangan luas. Banyak yang melihatnya sebagai bentuk pembelaan kuat terhadap tuan rumah Qatar, sementara yang lain menganggapnya sebagai respons emosional terhadap tekanan internasional. Meski kontroversial, Infantino menegaskan bahwa Piala Dunia 2022 harus dilihat sebagai momen persatuan, bukan perpecahan.
FIFA sendiri telah membantah tuduhan pelanggaran HAM secara sistematis, meskipun berbagai kelompok HAM terus menyoroti kondisi pekerja migran selama pembangunan infrastruktur. Namun Infantino tetap bersikeras bahwa dunia harus menghargai upaya Qatar membawa ajang sepak bola terbesar ke Timur Tengah untuk pertama kalinya.
Seperti atau tidak, Piala Dunia 2022 tetap digelar dengan kesuksesan dari segi organisasi dan antusiasme global. Dan meski kontroversi tak sepenuhnya padam, pidato Infantino menjadi salah satu momen paling diingat menjelang kick-off.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.