Sedekah yang Paling Utama Dimulai dari Keluarga Sendiri

Sedekah adalah salah satu amalan mulia dalam Islam yang tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menyucikan hati. Namun, pernahkah kita bertanya, kepada siapa sebaiknya sedekah itu diberikan terlebih dahulu? Banyak yang langsung teringat pada fakir miskin atau anak yatim. Padahal, Rasulullah ﷺ memberi tuntunan yang sangat jelas.

Diriwayatkan dalam hadits dari Ahmad dan Muslim, bahwa sedekah sebaiknya dimulai dari diri sendiri. Artinya, kita harus memenuhi kebutuhan dasar diri terlebih dahulu. Namun jika sudah ada kelebihan, maka urutan pertama yang berhak menerima sedekah adalah keluarga sendiri, terutama kerabat dekat.

Mengapa keluarga didahulukan? Karena di situlah letak tanggung jawab utama. Memberi kepada orang tua, saudara, atau kerabat yang kesusahan bukan hanya sedekah, tapi juga bentuk silaturahmi yang sangat dianjurkan. Bahkan Rasulullah bersabda, sedekah kepada kerabat mendapat dua pahala: pahala sedekah dan pahala mempererat tali silaturahmi.

Banyak orang bersemangat bersedekah di masjid atau lewat lembaga, dan itu sangat baik. Tapi jangan lupa, mungkin di rumah sebelah atau rumah mertua, ada sanak saudara yang butuh bantuan. Mereka tak harus miskin, cukup dalam kesulitan kecil, seperti biaya sekolah anak atau pengobatan, maka membantunya termasuk sedekah yang lebih utama.

Jadi, sebelum memberi ke tempat lain, cek dulu sekitar kita. Sedekah terbaik adalah yang dimulai dari rumah — dari keluarga sendiri. Karena di situlah cinta dan tanggung jawab sejati diuji.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait