Waspada, Berjemur Terlalu Lama Bisa Bahaya untuk Kulit
Kegiatan berjemur di bawah sinar matahari sering dilakukan banyak orang, terutama di pagi hari. Banyak yang percaya bahwa sinar matahari pagi baik untuk membantu tubuh memproduksi vitamin D. Namun, berjemur terlalu lama, apalagi sampai berjam-jam, justru bisa membahayakan kesehatan kulit dan mata.
Sinar ultraviolet (UV) dari matahari adalah penyebab utama kerusakan kulit. Jika terpapar terus-menerus tanpa perlindungan, paparan ini dapat meningkatkan risiko melanoma—jenis kanker kulit yang paling berbahaya. Selain itu, paparan berlebihan juga bisa menyebabkan penuaan dini, seperti munculnya bintik hitam dan kulit yang kering serta keriput.
Mata juga tidak luput dari risiko. Sinar UV yang masuk ke mata dalam jangka panjang dapat mempercepat perkembangan katarak, terutama pada orang yang sering beraktivitas di luar ruangan tanpa pelindung mata seperti kacamata hitam anti-UV.
Para ahli menyarankan, waktu berjemur yang aman untuk mendapatkan manfaat vitamin D cukup 10–15 menit saja di pagi hari, sekitar pukul 7 hingga 8 pagi, tanpa pelindung sinar. Selebihnya, sebaiknya hindari paparan langsung sinar matahari terutama ketika intensitasnya tinggi, antara pukul 10 siang hingga 3 sore.
Jika harus berada di luar ruangan, gunakan tabir surya, pakaian pelindung, dan topi. Lindungi juga mata dengan kacamata anti-UV. Kesehatan kulit dan mata butuh perhatian sejak dini—bukan hanya saat terlihat rusak, tapi sejak kita bisa mencegahnya.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.