Paul Pogba Mualaf pada 2013, Pilih Islam karena Rasakan Kedamaian

Paul Pogba, bintang sepak bola internasional yang pernah membela klub besar seperti Juventus dan Manchester United, memutuskan menjadi mualaf pada tahun 2013 saat usianya menginjak 20 tahun. Keputusan besar ini bukan tanpa pertimbangan—Pogba diketahui telah melakukan riset panjang sebelum akhirnya mantap memeluk agama Islam.

Dalam berbagai kesempatan, Pogba sempat membocorkan alasan di balik keputusannya. Ia mengaku merasakan kedamaian yang luar biasa saat pertama kali menjalankan ibadah sebagai seorang Muslim. Baginya, Islam bukan sekadar agama, melainkan jalan menuju ketenangan batin dan kedisiplinan hidup.

Meski tumbuh dalam keluarga yang tidak berasal dari latar belakang Muslim, Pogba justru menunjukkan ketulusan yang dalam dalam menjalani keyakinannya. Ia kerap terlihat membawa Al-Qur'an dan tidak sungkan menunaikan salat di tengah jadwal padat sebagai pesepak bola profesional. Bahkan, saat merayakan kemenangan di atas lapangan, Pogba kerap mengangkat tangannya ke langit—sebuah simbol syukur yang dikenal luas dalam tradisi Muslim.

Keputusannya menjadi mualaf juga menuai perhatian dunia, terutama karena Pogba adalah sosok publik dengan pengaruh besar. Namun, ia tetap konsisten menjalani keyakinannya tanpa mencari sorotan. Bagi banyak orang, perjalanan spiritual Pogba menjadi inspirasi tentang bagaimana seseorang bisa menemukan makna hidup melalui keyakinan yang ditempuh dengan hati yang tulus.

Hingga kini, meski tengah menghadapi tantangan dalam karier dan kehidupan pribadinya, Pogba tetap dikenal sebagai pribadi yang menjunjung tinggi nilai-nilai yang ia pegang, termasuk iman yang telah mengubah hidupnya sejak 2013 lalu.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait