Apa Itu Temu Putih dan Seperti Apa Bentuknya?

Temu putih, atau dalam nama ilmiahnya Curcuma zedoaria, adalah salah satu tanaman herbal yang cukup dikenal di Indonesia. Meski namanya mirip dengan kunyit, temu putih sebenarnya merupakan spesies berbeda dengan ciri khas yang mudah dikenali.

Secara fisik, tanaman ini tumbuh sebagai tanaman semusim dengan daun berbentuk bundar dan memiliki warna hijau muda. Daunnya tumbuh langsung dari bagian atas rimpang, membuatnya terlihat segar dan menjulang rendah dari permukaan tanah.

Bagian yang paling sering digunakan dari temu putih adalah rimpangnya. Rimpang ini berukuran relatif pendek, berwarna pucat hingga kekuningan, dan memiliki tekstur yang berserat. Salah satu ciri paling khas dari temu putih adalah aromanya yang tajam dan kuat, berbeda dari kunyit biasa. Rasanya pun cenderung pahit, menjadikannya kurang umum sebagai bumbu masak, tetapi sangat populer dalam ramuan tradisional.

Di banyak daerah, temu putih dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membantu meredakan gangguan pencernaan, meningkatkan nafsu makan, atau sebagai penambah daya tahan tubuh. Biasanya, rimpang ini diolah menjadi ramuan rebusan atau dicampur dalam jamu tradisional.

Meski tidak sepopuler kunyit atau jahe, temu putih punya tempat tersendiri dalam dunia pengobatan herbal. Keberadaannya tetap dipertahankan, terutama di kalangan yang masih menjaga tradisi penggunaan bahan alami untuk kesehatan.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait