Mengenal Ciri Gatal Akibat Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Banyak orang mengira bahwa gejala diabetes hanya sebatas sering haus, sering buang air kecil, atau penurunan berat badan secara drastis. Padahal, penyakit gula ini juga kerap memanifestasikan gejalanya pada kulit. Salah satu keluhan yang cukup sering dirasakan oleh penyandang diabetes adalah rasa gatal yang mengganggu dan berbeda dari gatal biasa.

Seperti apa sebenarnya gatal karena diabetes itu? Gatal yang dipicu oleh diabetes biasanya bersifat terlokalisasi dan paling sering menyerang area ekstremitas bawah. Titik yang paling rentan adalah area kaki, terutama kaki bagian bawah seperti telapak kaki hingga di sekitar pergelangan kaki. Sensasi yang dirasakan pun cukup unik, di mana penderita sering kali menggambarkan munculnya rasa seperti digelitik dari dalam kulit yang memicu keinginan kuat untuk terus menggaruk.

Penyebab utama dari kondisi ini adalah sirkulasi darah yang memburuk serta kerusakan saraf tepi (neuropati diabetik) akibat kadar gula darah yang melonjak tinggi secara kronis. Ketika aliran darah ke area kaki tidak lancar, kulit kehilangan kelembapan alaminya sehingga menjadi sangat kering, bersisik, dan rentan mengalami iritasi. Selain itu, sistem imun yang melemah pada penyandang diabetes membuat kulit mereka lebih mudah terinfeksi oleh jamur atau bakteri, yang semakin memperparah rasa gatal tersebut.

Jika Anda sering mengalami gatal di area pergelangan atau telapak kaki yang tak kunjung sembuh meski sudah diolesi losion, sebaiknya jangan diabaikan. Menggaruknya secara berlebihan justru berisiko menimbulkan luka terbuka yang sulit sembuh dan memicu infeksi serius. Langkah terbaik adalah segera melakukan pemeriksaan kadar gula darah secara berkala dan berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan yang tepat.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait