Idola yang Menginspirasi Karim Benzema

Ketika Karim Benzema naik ke panggung untuk menerima Ballon d'Or pada 2022, ada satu momen yang begitu sarat makna. Bukan hanya karena ini adalah penghargaan tertinggi dalam dunia sepak bola, tapi juga karena sosok yang memberinya trofi—Zinedine Zidane.

"Saya termotivasi untuk memenangkannya karena dua idola saya: Zidane dan Ronaldo," ujar Benzema dalam pidatonya, seperti dikutip dari situs resmi Real Madrid dan dilansir detikSport. Bagi pemain asal Prancis ini, Zidane bukan sekadar rekan senegara atau mantan pelatih, melainkan sosok yang selalu menginspirasi sejak masa kecilnya.

Bayangkan saja, seorang pemain muda dari Lyon tumbuh memandangi Zidane, ikon Prancis yang memukau dunia dengan gaya bermain yang hampir seperti puisi. Lalu, bertahun-tahun kemudian, sang idola justru berdiri di depannya, menyerahkan trofi bergengsi—itu bukan sekadar kebetulan, melainkan puncak dari perjalanan panjang.

Ronaldo, yang dimaksud Benzema, kemungkinan besar adalah Cristiano Ronaldo—rekan setimnya di Real Madrid. Selama sembilan musim mereka bermain bersama, persaingan sehat dan keinginan untuk selalu lebih baik menjadi bahan bakar bagi Benzema. Melihat ambisi, kerja keras, dan ketajaman Ronaldo, tak heran jika ia pun menjadi panutan.

Benzema mungkin tidak pernah sebutkan secara detail siapa Ronaldo yang dia maksud—tapi konteksnya jelas. Bersama kedua idola ini, Zidane dan Ronaldo, Benzema menemukan dorongan untuk menjadi yang terbaik, hingga akhirnya berdiri di puncak sepak bola dunia.

Dan di balik semua kesuksesan itu, tersembunyi kisah sederhana: tentang seorang anak muda yang bermimpi, lalu diizinkan Tuhan untuk berjalan di samping sang idola—dan akhirnya menyamai kejayaan mereka.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait