Kai EXO dan Kisah Cintanya pada Balet
Kai, member utama dari grup populer EXO, ternyata bukan hanya penari hebat di atas panggung—tapi juga seorang penari yang dibentuk oleh disiplin tinggi sejak kecil. Sejak usia 8 tahun, Kai sudah mulai mendalami dunia tari, dan dalam perjalanannya, ia sempat mencoba berbagai jenis tarian, termasuk balet dan jazz.
Balet, yang dikenal karena struktur dan tekniknya yang ketat, memberi dasar kuat bagi perkembangan gaya menarinya yang penuh ekspresi dan presisi. Meskipun Kai lebih dikenal sebagai main dancer dengan gaya urban dan contemporary di panggung K-pop, latihan balet di masa kecilnya turut membentuk postur tubuhnya yang anggun dan kontrol tubuh yang luar biasa.
Banyak penggemar yang kagum saat mengetahui bahwa dasar tari Kai bukan hanya dari dunia street dance, tapi juga dari bentuk seni klasik seperti balet. “Aku selalu ingin mencoba berbagai macam tarian,” ujarnya dalam sebuah wawancara lama. Rasa penasaran dan semangat belajar itulah yang membuatnya terus berkembang.
Saat tampil, gerakan Kai terlihat begitu halus namun penuh tenaga—kombinasi yang tidak mudah dicapai tanpa latihan intensif bertahun-tahun. Banyak yang menyebut aksinya di atas panggung seperti tarian yang hidup, dan mungkin, sedikit banyak, itu adalah pengaruh dari balet yang pernah ia pelajari.
Kai membuktikan bahwa kehebatan tidak datang begitu saja. Di balik setiap gerakan yang memesona, ada latihan disiplin, tekad, dan cinta terhadap seni—termasuk balet, yang mungkin tidak terlihat langsung, tapi tetap menjadi bagian dari jiwanya sebagai penari.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.