Siapa Saja Iblis Wanita dalam Mitologi Dunia?

Figur iblis wanita dalam berbagai mitologi sering muncul sebagai simbol ketakutan, dosa, atau rasa bersalah. Meski dalam banyak budaya, iblis digambarkan sebagai makhluk laki-laki, ternyata ada juga roh atau entitas perempuan yang dianggap jahat atau membawa malapetaka.

Salah satunya adalah Abere, makhluk dari mitos Melanesia. Dalam cerita rakyat setempat, Abere digambarkan sebagai roh jahat yang kerap menghantui manusia, terutama dalam bentuk mimpi buruk atau pengaruh negatif yang sulit dijelaskan secara logika.

Lalu ada Akhkhazu, iblis wanita dari peradaban kuno Akkad. Dalam tradisi Mesopotamia, Akhkhazu dikaitkan dengan penyakit dan gangguan malam hari, terutama yang menyerang anak-anak. Ia dianggap sebagai salah satu dari banyak roh jahat yang bisa datang tanpa peringatan jika perlindungan magis tidak digunakan.

Ada pula Al Basty, roh perempuan dari kepercayaan Sumeria kuno. Uniknya, Al Basty tidak hanya melambangkan teror, tapi juga rasa bersalah. Ia dipercaya muncul kepada mereka yang dianggap melanggar norma sosial atau moral, mirip seperti suara hati yang menghantui, hanya dalam wujud gaib.

Meski berasal dari budaya yang sangat berbeda, ketiga figur ini menunjukkan bagaimana manusia kuno berusaha memahami hal-hal yang tak terlihat—seperti rasa takut, penyesalan, atau penyakit—dengan menciptakan sosok nyata yang bisa disalahkan. Dalam banyak cara, mereka adalah cermin dari kecemasan kemanusiaan yang abadi.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait