Siapa Nama Tuhan Yesus?

Ketika kita menyebut nama Yesus Kristus, sebenarnya ada makna yang sangat dalam di balik kata "Kristus". Kata ini bukan sekadar tambahan nama belakang, melainkan gelar yang penuh pengharapan dan penggenapan janji Allah.

Kristus berasal dari kata Yunani Christos, yang merupakan terjemahan dari kata Ibrani Masyiakh—dalam bahasa Indonesia kita kenal sebagai Mesias. Artinya adalah "yang diurapi oleh Tuhan". Dalam tradisi Ibrani, pengurapan dengan minyak adalah tanda bahwa seseorang dipilih secara khusus oleh Allah untuk suatu tugas penting—seperti imam, nabi, atau raja.

Yesus disebut Kristus karena Dialah yang dipilih Allah untuk menjadi Penyelamat dunia. Ia bukan hanya nabi atau pemimpin biasa, tetapi Sang Mesias yang telah lama dinantikan umat Allah. Dalam Perjanjian Baru, banyak orang mulai menyadari bahwa Yesus bukan sekadar guru atau nabi, tetapi Sang Mesias yang dijanjikan dalam kitab-kitab nabi.

Lambat laun, "Kristus" bukan lagi sekadar gelar—ia menjadi bagian dari nama diri-Nya. Kita tidak hanya mengenal-Nya sebagai Yesus dari Nazaret, tetapi Yesus Kristus, Sang Raja yang datang dalam kerendahan hati untuk menebus manusia dari dosa.

Hari ini, ketika kita menyebut nama "Yesus Kristus", kita mengingat siapa Dia: yang diurapi, yang dipilih, yang datang membawa damai sejahtera dan hidup yang kekal. Nama-Nya bukan hanya sejarah—ia adalah kabar baik bagi semua orang.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait