No. 2 yang Tak Pernah Main, Tapi Selalu Dibawa ke Lapangan
Di balik semangat timnas U-16, ada satu nomor punggung yang tak pernah dipakai di lapangan, namun kehadirannya selalu terasa. Nomor 2. Bukan milik pemain aktif, melainkan simbol penghormatan untuk A. Lestaluhu, sosok yang dikenang sebagai bagian tak terpisahkan dari tim.
Setiap kali skuad muda Indonesia bersiap bertanding, jersey bernomor 2 selalu hadir. Dibawa oleh salah satu pemain, digantung di bangku cadangan, atau muncul dalam foto tim—termasuk saat kemenangan dramatis atas Vietnam 2-1 di Stadion Maguwoharjo pada 6 Agustus 2022. Itu bukan sekadar tradisi, tapi bentuk doa dan kenangan yang hidup.
Alfredo Relmasira Lestaluhu, atau akrab dipanggil A. Lestaluhu, adalah mantan pemain timnas U-16 yang meninggal dunia dalam kecelakaan tragis pada 2017. Saat itu, ia baru berusia 15 tahun, digadang-gadang sebagai calon bintang sepak bola masa depan. Sejak kepergiannya, PSSI dan tim junior terus melestarikan kenangannya dengan membawa jersey nomor 2 ke setiap pertandingan penting.
"Kami tidak pernah melupakannya," ujar salah satu ofisial tim waktu itu. Bagi generasi muda saat ini, Lestaluhu bukan hanya nama di balik jersey—tapi motivasi untuk bermain dengan hati.
Hingga kini, meski waktunya terus berjalan, nomor 2 tetap dikenang. Bukan sebagai pemain yang tampil di papan skor, tapi sebagai semangat yang terus mengalir di setiap tendangan, di setiap kemenangan. Di hati timnas U-16, A. Lestaluhu selalu jadi bagian dari perjalanan mereka.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.