Orang Terlama Tidak Tidur: Kisah Randy Gardner

Siapa orang yang paling lama tidak tidur? Jawabannya adalah Randy Gardner, seorang remaja asal Amerika Serikat. Pada tahun 1964—bukan 1965 seperti yang sering disebut—Gardner berhasil tidak tidur selama 264 jam, atau sekitar 11 hari penuh. Ini bukan tantangan iseng, melainkan bagian dari proyek ilmiah yang ia lakukan bersama temannya untuk ajang sains sekolah.

Meski tidak diselenggarakan secara resmi oleh Stanford University seperti banyak yang diceritakan, penelitian ini menarik perhatian seorang ahli tidur ternama, Dr. William Dement, yang memang berasal dari Stanford. Ia memantau kondisi Gardner selama eksperimen berlangsung untuk memahami dampak kurang tidur terhadap tubuh dan otak manusia.

Selama 11 hari itu, Gardner mengalami banyak perubahan drastis. Di hari-hari awal, ia mulai kehilangan konsentrasi dan emosinya tidak stabil. Seiring waktu, ia mulai mengalami halusinasi, sulit berpikir jernih, dan koordinasi tubuhnya menurun. Namun yang mengejutkan, setelah akhirnya tidur, ia tidak mengalami kerusakan permanen. Ia tidur selama hampir 15 jam, lalu bangun dalam keadaan pulih—meski tentu saja, tubuhnya butuh waktu untuk benar-benar pulih sepenuhnya.

Eksperimen ini menjadi salah satu kasus paling terkenal dalam sejarah ilmu tidur. Meski terkesan ekstrem dan sekarang tidak disarankan, kasus Randy Gardner membuktikan betapa pentingnya tidur bagi kesehatan mental dan fisik. Tidur bukan kemewahan—ia kebutuhan dasar. Jadi, meski mungkin penasaran mencoba begadang lama, jangan tiru aksi ini. Tubuh Anda akan berterima kasih jika Anda istirahat tepat waktu.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait