Nabi Ibrahim AS: Pelopor Tradisi Khitan dalam Sejarah

Dalam ajaran Islam, khitan atau sunat bukan sekadar tradisi kesehatan modern, melainkan sebuah ibadah mulia yang memiliki akar sejarah sangat tua. Berdasarkan catatan sejarah Islam, termasuk penjelasan Ibnu Katsir dalam kitab Kisah Para Nabi, sosok manusia pertama yang melakukan khitan adalah Nabi Ibrahim AS.

Beliau menjalankan syariat ini sebagai bentuk ketaatan mutlak atas perintah Allah SWT. Menariknya, Nabi Ibrahim AS melaksanakan perintah khitan ini ketika beliau sudah berusia lanjut. Hal ini menunjukkan betapa besarnya kepatuhan dan keteguhan iman beliau dalam menjalankan setiap petunjuk Sang Pencipta tanpa ragu.

Setelah menunaikan kewajiban tersebut pada dirinya sendiri, Nabi Ibrahim AS kemudian mengkhitan putra belianya, Nabi Ismail AS, yang kala itu berusia 13 tahun. Peristiwa bersejarah ini menjadi awal mula tradisi khitan diteruskan secara turun-temurun oleh keturunan beliau hingga saat ini.

Kini, khitan tidak hanya dipahami sebagai bentuk penyerahan diri dan ibadah kepada Tuhan, tetapi juga terbukti secara medis memiliki banyak kebaikan untuk kebersihan dan kesehatan tubuh.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait