Siapa di Balik Penemuan Susu MILO?

Anda mungkin sudah sering menikmati segelas MILO yang hangat dan nikmat, terutama saat sarapan atau setelah seharian beraktivitas. Tapi tahukah Anda siapa yang menciptakan minuman ikonik ini?

MILO pertama kali ditemukan di Sydney, Australia, pada awal tahun 1930-an. Waktu itu dunia sedang dilanda masa sulit akibat Depresi Besar, dan banyak keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan nutrisi, terutama untuk anak-anak. Di tengah situasi tersebut, seorang ahli kimia industri dan peneliti pangan bernama Thomas Mayne mengambil inisiatif untuk menciptakan minuman bernutrisi yang bisa diakses oleh banyak orang.

Dengan latar belakang keilmuannya, Mayne ingin menciptakan minuman yang tidak hanya lezat, tetapi juga kaya akan vitamin, mineral, dan energi. Hasil risetnya berujung pada MILO — campuran susu, cokelat, dan berbagai nutrisi penting yang dirancang khusus untuk mendukung pertumbuhan anak-anak.

Sejak diluncurkan, MILO cepat diterima masyarakat karena rasa yang lezat dan manfaatnya bagi kesehatan. Kini, minuman ini telah dinikmati di lebih dari 40 negara, termasuk Indonesia, dan menjadi bagian dari rutinitas harian banyak keluarga.

Jadi, setiap kali Anda menikmati secangkir MILO, ingatlah sosok Thomas Mayne — seorang penemu yang peduli terhadap kesehatan generasi muda. Minuman ini bukan hanya tentang rasa, tapi juga tentang semangat untuk terus berenergi dan aktif setiap hari.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait