Siapa yang Mendirikan Negara Islam?
Islam sebagai agama tidak didirikan oleh manusia, melainkan diyakini sebagai wahyu dari Allah yang disampaikan melalui Nabi Muhammad ﷺ. Jadi, tidak tepat jika dikatakan bahwa "negara Islam" didirikan oleh seseorang seperti pendiri negara modern. Namun, yang dimaksud mungkin adalah munculnya komunitas Muslim pertama yang membentuk sebuah sistem pemerintahan berdasarkan ajaran Islam.
Setelah menerima wahyu di Gua Hira pada tahun 610 M, Nabi Muhammad ﷺ mulai menyebarkan ajaran Islam di Mekkah. Karena tekanan dan penganiayaan, beliau dan para pengikutnya hijrah ke Yathrib (kemudian dikenal sebagai Madinah) pada tahun 622 M. Peristiwa hijrah ini menjadi titik awal berdirinya komunitas Muslim yang terorganisir—yang sering disebut sebagai negara Islam pertama.
Di Madinah, Nabi Muhammad ﷺ tidak hanya menjadi pemimpin spiritual, tetapi juga kepala pemerintahan, hakim, dan komandan militer. Beliau menyusun Piagam Madinah, sebuah perjanjian sosial yang mengatur hubungan antara Muslim, Yahudi, dan kelompok-kelompok lain di kota itu. Piagam ini dianggap sebagai salah satu dokumen konstitusi tertua dalam sejarah.
Jadi, meskipun Islam bukan "dibangun" seperti negara biasa, Nabi Muhammad ﷺ adalah tokoh sentral dalam membentuk masyarakat dan tatanan politik pertama yang berlandaskan ajaran Islam. Warisan beliau terus memengaruhi pemikiran dan struktur pemerintahan di dunia Muslim hingga hari ini.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.